Binance.US Transfer $400 juta ke Perusahaan Trading Terkait dengan CZ di 2020-2021

Share :

Portalkripto.com — Bursa kripto Binance.US dilaporkan melakukan sejumlah transfer dana senilai total $400 juta kepada perusahaan trading diduga milik Bos Binance, Changpeng Zhao (CZ) bernama Merit Peak Ltd.

Berdasarkan laporan Reuters, transfer itu dilakukan rekening rahasia milik Binance.US. Rekening tersebut terdaftar atas nama BAM Trading, entitas yang memiliki lisensi Binance.US. Entitas tersebut menggunakan bank ramah kripto Silvergate dan Silvergate Exchange Network (SEN) untuk melakukan transaksi ke Merit Peak.

Transaksi dari akun Binance.US ke Merit Peak dimulai pada akhir tahun 2020, dan pada tahun 2021 perusahaan trading tersebut telah menerima aliran dana lebih dari $400 juta dari Binance.US dalam 89 kali transfer.

Perusahaan Merit Peak didirikan di British Virgin Islands pada tahun 2019. Ketika itu, Merit Peak menginvestasikan $1 juta ke Binance.US yang baru dibuat dalam sebuah perjanjian. Perjanjian tersebut mengidentifikasi CZ sebagai “Manajer” Merit Peak. Merit Peak merupakan perusahaan trading dan market maker yang telah bangkrut.

Reuters tidak bisa menentukan alasan transfer tersebut. Mereka juga tidak bisa memastikan apakah uang itu milik pelanggan Binance.US atau bukan. Namun ada dugaan jalinan hubungan antara Binance dan Merit Peak yang sama-sama dijalankan CZ. Laporan itu menyebut bahwa Binance memiliki akses ke rekening Binance.US yang mengirimkan aliran dana ke Merit Peak.

Laporan juga menyatakan bahwa staf Binance.US harus meminta akses dan izin kepada eksekutif untuk menyetujui pembayaran keuangan Binance. Binance sendiri kerap menyatakan bahwa Binance.US beroperasi secara independen dan tidak memiliki hubungan langsung dengan Binance.

Eks CEO Binance.US hingga 2021, Catherine Coley mengaku mengetahui transaksi tersebut dan sempat meminta penjelasan dari eksekutif Binance. Coley juga menanyakan tentang asal-usul dana tersebut, namun menurutnya staf Binance.US tidak ada yang tahu.

Juru bicara Binance.US, Kimberly Soward, merespons laporan tersebut dengan mengatakan Reuters menggunakan “informasi yang sudah ketinggalan zaman”, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Dia menambahkan bahwa Merit Peak tidak memperdagangkan atau menyediakan layanan apa pun di platform Binance.US. Dia juga menyebut hanya karyawan Binance.US yang memiliki akses ke rekening bank perusahaan mereka.

Belakangan Binance.US melalui akun Twitter ikut menanggapi laporan Reuters. Mereka menyatakan bahwa akses ke rekening Binance.US hanya dimiliki karyawan Binance.US. Mereka juga menyebut bahwa Merit Peak merupakan entitas market maker yang kini sudah tidak lagi beroperasi sejak 2021.

Perusahaan itu juga menyatakan bahwa mereka tidak pernah dan tidak akan pernah menggunakan dana pelanggan. “Binance.US selalu mempertahankan cadangan 1:1, dan tunduk pada audit reguler dan pelaporan peraturan oleh entitas pemerintah.”

Sebelumnya, berdasarkan laporan The Wall Street Journal pada Februari 2022, hubungan antara Binance.US dengan Merit Peak juga pernah diselidiki oleh Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat (AS). Saat itu regulator federal dilaporkan telah meminta informasi tentang Merit Peak dan satu perusahaan lainnya, Sigma Chain AG, terkait hubungan mereka, terutama dalam hal pengelolaan dana pelanggan, dengan Binance.US.