Binance Tangguhkan Layanan Transfer Bank Mulai 8 Februari 2023

Share :

Portalkripto.com — Exchange kripto Binance mengumumkan akan menangguhkan sementara layanan transfer bank untuk dolar AS mulai Rabu, 8 Februari 2023. Kebijakan ini hanya berlaku pada Binance International.

Layanan lain di Binance, seperti jual beli kripto di exchange, termasuk penyetoran dan penarikan dengan mata uang fiat lain selain dolar tidak akan terdampak. Pengguna Binance juga bisa tetap membeli dan menjual kripto dengan kartu kredit, Google Pay, Apple Pay, dan melalui marketplace peer-to-peer Binance.

“Kami bekerja keras untuk menyetel ulang layanan itu secepatnya. Sementara layanan jual beli kripto tidak terpengaruh,” ujar Binance di Twitter, Selasa, 7 Februari 2023.

Binance tidak menyebutkan alasan pasti mengapa mengeluarkan kebijakan penangguhan layanan transfer hanya untuk dolar AS. Namun, diduga kebijakan tersebut berkaitan dengan masalah yang terjadi antara Binance dan Signature Bank, yang bermitra dalam mengelola layanan SWIFT.

SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunications) adalah layanan transfer bank internasional, yang dalam kasus ini, mengizinkan pengguna Binance untuk mentransfer dolar AS dari bank tradisional ke akun Binance tanpa biaya transaksi.

Pada 21 Januari 2023, Signature Bank mengumumkan tidak akan memproses transaksi SWIFT di Binance yang nilainya di bawah $100.000. Kebijakan ini mulai efektif pada 1 Februari 2023.

Menanggapi keputusan itu, Binance langsung mengumumkan penangguhan layanan transfer bank via SWIFT khusus untuk dolar AS. Ada 144 negara yang masuk dalam kebijakan penangguhan itu, dan Indonesia ada di dalamnya.

Binance juga mulai mencari partner baru dalam mengoperasikan layanan SWIFT setelah Signature Bank mengungkapkan telah mengurangi jumlah deposit dari klien kriptonya.

CEO Binance Changpeng Zhao (CZ) mengungkapkan, layanan transfer bank di platformnya tidak memiliki volume yang besar. Layanan ini menurutnya hanya dimanfaatkan oleh 0,01% pengguna aktif bulanan Binance.

Binance telah beberapa kali terjerat masalah dengan entitas Amerika Serikat. Sebagai exchange kripto dengan volume perdagangan terbesar di dunia, Binance melayani trader dari berbagai belahan dunia, kecuali warga negara AS, karena selalu tersandung masalah regulasi. Hal tersebut yang membuat CZ mendirikan cabang Binance US.