Binance Bakar Trading Fee LUNC Senilai Rp27,5 Miliar

Share :

Portalkripto.com — Exchange kripto Binance mengumumkan telah selesai melakukan mekanisme pembakaran trading fee dari token Terra Classic (LUNC) tahap pertama. Pembakaran ini merupakan respons dari proposal komunitas yang disetujui pada September lalu.

Pada 3 Oktober 2022, CEO Binance Changpeng Zhao mengatakan, exchange tersebut telah membakar trading fee LUNC/BUSD dan LUNC/USDT senilai $1,8 juta atau sekitar Rp27,5 miliar. Menurutnya, pembakaran tersebut setara dengan 1.863213,47 Tether (USDT) atau kira-kira 5,5 juta LUNC.

Pembakaran tahap pertama ini berasal dari trading fee dalam perdagangan tanggal 21 September hingga 1 Oktober 2022. Trading fee dibakar dengan cara dikirim ke alamat burn wallet LUNC sehingga tidak dapat lagi diakses oleh pengguna.

Dengan demikian, pasokan token LUNC di peredaran semakin berkurang sehingga token semakin langka.

Dalam pengumuman pada 26 September lalu, Binance mengatakan pembakaran akan dilakukan setiap Senin, sehingga pembakaran selanjutnya akan dilakukan pada 10 Oktober mendatang.

Menurut Binance, pembakaran LUNC tidak akan mempengaruhi trading fee spot dan margin LUNC. Biaya perdagangan tetap 0,1%.

Strategi pembakaran diajukan komunitas Terra sebagai bagian dari upaya untuk membangkitkan kembali LUNC, yang harganya anjlok hampir ke angka nol pada Mei lalu. LUNC diketahui sempat melonjak lebih dari 250% pada September ini.

Sebelum pengumuman Binance, token LUNC sempat melonjak hingga 59,4% kemarin ke harga $0,0003607. Namun, nilainya kini kembali anjlok 7% dalam 24 jam terakhir menjadi 0,0003111.