Marak Penambangan Bitcoin Ilegal, Pemerintah Malaysia Lakukan Pemburuan

Marak Penambangan Bitcoin Ilegal, Pemerintah Malaysia Lakukan Pemburuan
Share :

Ringkasan Berita:

  • Teknologi baru: Pemerintah Malaysia memakai drone dan sensor portabel untuk melacak rig Bitcoin ilegal yang mencuri listrik.
  • Operasi besar: Komite khusus ditugaskan menindak pelaku; 2.400 operasi ditutup tahun ini dan 45 rig disita di wilayah timur laut.
  • Dampak besar: Dalam lima tahun, ditemukan 14.000 penambangan ilegal yang menyebabkan kerugian listrik sekitar $1,1 miliar.
  • Konteks regional: Thailand dan Hong Kong juga menggencarkan operasi, termasuk pembongkaran rig senilai $8,6 juta terkait jaringan scam Tiongkok.

 

Pemerintah Malaysia kini memanfaatkan drone dan sensor portabel untuk memburu operasi penambangan Bitcoin ilegal yang mencuri listrik dari jaringan nasional.

Pada November 2025, pemerintah membentuk komite khusus yang terdiri dari perwakilan Kementerian Keuangan, Bank Negara Malaysia, dan perusahaan listrik nasional Tenaga Nasional Berhad (TNB) untuk menindak para pelaku ilegal ini.

Langkah tersebut melanjutkan serangkaian operasi sebelumnya, termasuk penggerebekan besar pada Mei lalu yang menutup hampir 2.400 penambangan ilegal. Dalam operasi itu, aparat juga menyita 45 rig di wilayah timur laut negara tersebut. Pada Februari, sebuah ledakan di rumah warga di Bandar Puncak Alam juga mengungkap aktivitas penambangan yang tidak sah.

14 Ribu Penambangan Bitcoin Ilegal di Malaysia

Dalam lima tahun terakhir, otoritas Malaysia telah menemukan sekitar 14.000 operasi penambangan ilegal. Pencurian listrik dari jaringan nasional diperkirakan telah menyebabkan kerugian sekitar $1,1 miliar.

Menurut Bloomberg, para pelaku mendirikan rig penambangan di berbagai lokasi tak terduga—mulai dari bekas area penebangan kayu di Sarawak hingga pusat perbelanjaan mangkrak yang menghadap Selat Malaka.

BACA JUGA: Level Kunci & Risiko: Analisa Harga Bitcoin di Bulan Desember 2025

Penambangan Bitcoin sebenarnya legal di Malaysia selama listrik diperoleh secara sah dan kewajiban pajak dipenuhi. Namun sejumlah operator memilih jalan pintas.

Konteks Asia Tenggara

Malaysia bukan satu-satunya negara di kawasan yang memperketat pengawasan.
Pekan ini, Thailand membongkar operasi penambangan Bitcoin ilegal senilai $8,6 juta yang disebut terkait “jaringan scam asal Tiongkok,” dengan total 3.462 rig yang beroperasi di enam lokasi.

Sementara itu, pada September lalu, dua orang di Hong Kong ditangkap karena mencuri listrik dari panti disabilitas untuk menjalankan rig kripto.