AXS Anjlok Menjelang Vesting, Bisa Turun Sampai Berapa? Begini Analisanya!

Share :

Portalkripto.comAxie Infinity adalah salah satu pionir game berbasis blockchain yang terinspirasi oleh seri game Pokemon yang dinilai sangat sukses. Para pemain dapat memperoleh AXS untuk nantinya ditukarkan di pasar game tersebut.

Ekosistem Axie Infinity memiliki token tata kelola uniknya sendiri, yang dikenal sebagai Axie Infinity Shards (AXS). Token ini digunakan untuk berpartisipasi dalam pemungutan suara tata kelola utama dan memberi pemegang hak suara tentang bagaimana dana di perbendaharaan komunitas Axie dibelanjakan.

Axie Infinity melakukan fase terakhir dari penjualan tokennya di Binance Launchpad yang berhasil mengumpulkan dana sebesar $2,97 juta.

Sky Mavis, studio game yang berfokus pada teknologi merupakan pengembang dari Axie Infinity. Perusahaan asal Vietnam tersebut dipimpin oleh Trung Nguyen yang merupakan pengusaha dan insinyur ulung, Aleksander Larsen (COO) sebagai pengembang bisnis yang berpengalaman, dan Viet Anh Ho (CTO) yang sebelumnya memiliki peran di Google dan PayPal.

AXS menempati peringkat ke-58 dengan kapitalisasi sebesar $833.603.672 berdasarkan data yang dihimpun oleh Coinmarketcap dan memiliki 0,09% terhadap dominasi market kripto.

Analisa Pergerakan Harga

Pada bullish season tahun 2021, AXS berhasil curi panggung dan berhasil naik hingga menemukan puncaknya pada November 2021 di level $166 sebagai harga tertinggi sepanjang masa (ATH).

AXS mencatatkan kenaikan sebesar 5.400% pada bullish season periode Juni-November 2021.

Musim dingin pun datang setelah laju bullish berhasil menemukan puncak dari kenaikannya. AXS sangat merasakan dampak dari musim dingin kali ini, hal tersebut terlihat dari penurunan harga yang menukik sangat tajam.

AXS mengalami penurunan harga sebesar 92,87% dari periode November 2021 hingga Juni 2022, pada level $166 sampai menemukan lantai dari penurunannya di level $11,85.

Pergerakan harga AXS berhasil pullback setelah menemukan lantai penurunan dari bearish season tersebut. Harga AXS naik sebesar 72% pada periode Juni-Juli 2022, dengan puncak kenaikan berada pada level $20,61.

AXS/USDT daily chart Binance. Source: TradingView. By: Arli Fauzi

Naiknya harga AXS tersebut tidak bertahan lama dan hanya menjadi batu loncatan untuk penurunan lebih dalam. Saat ini penurunan harga AXS berhasil breakdown harga terendah sementara tahun 2022 di level $11,85 yang merupakan major support.

Harmonic support ratio 1.272 pada fibonacci retracement di level $9,53 masih tidak mampu membendung laju penurunan harga AXS.

Tekanan jual yang tinggi menjadi salah satu faktor terhadap kondisi penurunan saat ini, hal tersebut terlihat dari relative strength index (RSI) yang terus turun walaupun sudah berada pada area oversold.

Kemungkinan penurunan harga AXS akan menyentuh level $6,54 sebagai major support baru pada tahun 2022.

Periode Vesting Berakhir

Sekitar 21,5 juta token, atau 7,979% dari total pasokan AXS akan di unlock ketika periode vesting berakhir pada 25 Oktober waktu indonesia.

Periode vesting adalah waktu dimana investor awal dan orang dalam menahan investasi mereka dalam jangka waktu tertentu, sehingga mereka tidak dapat mencairkan dana tersebut.

AXS Unlock Distribution by: TokenUnlocks

Mengacu pada data dari TokenUnlocks, alokasi terbesar pada pembukaan periode vesting ini diberikan kepada tim, yang akan menerima total 5,7 juta AXS, diikuti oleh staking reward yang mendapat porsi sebesar 4,8 juta AXS, play to earn sebesar 4,7 juta AXS, advisors 2,5jt AXS, private sale 1,9jt AXS, dan dana ekosistem sebesar 1,6 juta AXS.

Kondisi ini menjadi faktor fundamental yang negatif untuk pergerakan harga AXS. Rasa takut akan adanya penjualan secara masif pada saat unlock token dieksekusi, holder AXS perlahan menjual token mereka yang mengakibatkan harga AXS mengalami penurunan yang cukup dalam.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.