Analisa On-Chain: Miners Bitcoin Bergerak, Siap untuk Jual ?

Share :

Portalkripto.com — Runtuhnya bursa sentral terbesar ke-dua di dunia (FTX), menjadi fundamental negatif terhadap market kripto secara keseluruhan. Hal tersebut menimbulkan efek domino termasuk kepada miners Bitcoin.

Selain penurunan harga dan total kapitalisasi perdagangan pada aset kripto, perusahan yang berafiliasi dengan FTX terkena dampaknya. Seperti BlockFi yang baru-baru ini mengumumkan untuk menghentikan penarikan.

BlockFi merupakan salah perusahaan yang diberikan bantuan oleh FTX. Pada 21 Juni 2022, BlockFi telah menerima bailout atau bantuan kredit sebesar $250 juta yang digunakan untuk menghadapi krisis likuiditas.

Trust issue investor terhadap bursa sentral saat ini menjadi dampak lainnya. Kekhawatiran terhadap keamanan aset kripto yang mereka simpan pada wallet di bursa sentral menjadi kendala utama.

Hal tersebut terbilang wajar, sebelum menyatakan bangkrut, FTX mengumumkan untuk melakukan penghentian penarikan.

Harga Bitcoin turun tajam (dump), dengan penurunan sebesar 26% , yang berdampak pada penurunan total kapitalisasi market kripto yang anjlok 27% pada periode 7-9 November.

Penurunan harga Bitcoin menyentuh titik terendah baru pada tahun 2022 di level $15.588, dan kapitalisasi market kripto turun hingga menyentuh level $736,410 Miliar, lebih rendah dari penurunan di bulan Juni 2022.

MPI Bitcoin Meningkat

Efek domino yang ditimbulkan oleh kondisi saat ini dipercaya belum berakhir. Penambang atau miners Bitcoin menjadi salah satu kekhawatiran yang diwaspadai oleh pelaku pasar kripto.

Turunnya harga Bitcoin, mempengaruhi profitablitas para penambang. Berdasarkan data BitInfoCharts, tingkat profitabilitas penambang menyentuh titik terendah sepanjang sejarah sejak 2010.

Indeks profitabilitas miners Bitcoin anjlok sebesar 74%, dari level 0,0563 turun hingga 0,231, pada periode awal tahun 2022 hingga 10 November.

Kondisi tersebut menjadi pemicu terhadap penjualan yang akan dilakukan oleh para miners Bitcoin untuk menutupi biaya operasional.

Data Cryptoquant menunjukan bahwa Bitcoin Miners Position Index (MPI) mengalami kenaikan yang signifikan pada periode 9-10 November. MPI adalah rasio total arus keluar (outflow) terhadap rata-rata pergerakan satu tahun dari total outflow.

Bitcoin Miners Position index (MPI) by: Cryptoquant

MPI ditutup positif pada periode tersebut. Pada 9 November, MPI ditutup pada level 2,06, dan 10 November ditutup pada level 2,12. Tingginya nilai pada MPI menunjukan bahwa miners mengirimkan lebih banyak Bitcoin dari biasanya, yang mengindikasikan kemungkinan penjualan.

Naiknya MPI tersebut diperkuat oleh penurunan jumlah Bitcoin yang di hold oleh miners (miners reserve). Tercatat sebanyak 1.858.271 Bitcoin dipegang oleh miners wallet yang berafiliasi pada 8 November. Jumlah tersebut turun tajam, setelah data menunjukan miners reserve pada 11 November, sebanyak 1.853.769 Bitcoin. Terjadi penurunan sebanyak 4.502 Bitcoin pada periode 8-11 November.

Bitcoin Miners Reserve by: Cryptoquant.

Terjadi unsuall activity pada 9-10 November terhadap arus keluar (outflow) miners wallet. Tercatat sebanyak 5.437 Bitcoin dikirim keluar dari miners wallet pada 9 November, dan sebanyak 4.936 Bitcoin dikirim keluar dari miners wallet pada 10 November.

Bitcoin Miner Outflow by: Cryptoquant

Kondisi tersebut menjadi sinyal terhadap kemungkinan akan adanya penjualan secara masif yang akan dilakukan oleh miners.

Bear market selalu menjadi pemicu yang kuat bagi beberapa holder dan penambang Bitcoin untuk menjual aset mereka, meskipun penjualan tersebut berakhir rugi.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.