Aave DAO Usulkan Buyback Token Permanen Senilai $50 Juta per Tahun

Aave DAO Usulkan Buyback Token Permanen Senilai $50 Juta per Tahun
Share :

Ringkasan Berita:

  • Aave DAO mengajukan proposal untuk membuat program buyback jangka panjang dengan pendanaan hingga $50 juta per tahun dari pendapatan protokol.
  • Program ini akan dijalankan oleh Aave Finance Committee (AFC) dan TokenLogic, dengan pembelian token senilai $250.000–$1,75 juta per minggu tergantung kondisi pasar.
  • Jika disetujui, buyback akan menjadi mekanisme permanen yang terintegrasi dalam tata kelola dan manajemen kas DAO — bukan lagi intervensi pasar jangka pendek.
  • Langkah ini dilakukan menjelang peluncuran Aave v4 pada Q4 2025, yang akan membawa desain modular “hub and spoke” serta konfigurasi risiko dinamis untuk efisiensi dan skalabilitas lebih tinggi.

 

Organisasi otonom terdesentralisasi (DAO) Aave memperkenalkan proposal baru untuk membuat program pembelian kembali (buyback) token jangka panjang yang didanai langsung oleh protokol. Program ini akan memanfaatkan hingga $50 juta dari pendapatan tahunan untuk membeli kembali token Aave (AAVE).

Proposal tersebut diajukan pada Rabu oleh Aave Chan Initiative (ACI) dan bertujuan menjadikan program buyback sebagai bagian permanen dari tokenomics Aave.

Dalam rencana ini, Aave Finance Committee (AFC) dan TokenLogic akan memimpin eksekusi pembelian token senilai antara $250.000 hingga $1,75 juta per minggu, tergantung kondisi pasar, likuiditas, dan volatilitas.

Jika disetujui, proposal ini akan melewati tahap Aave Request for Comment (ARFC) untuk mendapatkan masukan komunitas, dilanjutkan dengan pemungutan suara Snapshot, dan akhirnya konfirmasi melalui governance on-chain.

Tidak seperti intervensi pasar jangka pendek, rencana ini bertujuan menjadikan buyback sebagai mekanisme rutin, menjadikan DAO berperan aktif sebagai pengelola modal.

ACI menambahkan bahwa inisiatif ini dibangun dari keberhasilan program buyback sebelumnya — di mana pada April lalu, harga Aave naik 13% setelah komunitas menyetujui pembelian kembali token senilai $4 juta.

BACA JUGA: Stablecoin Tether Capai 500 Juta Pengguna, Jadi Tonggak Inklusi Keuangan Terbesar

Perluasan dari proposal sebelumnya

Proposal buyback senilai $50 juta ini merupakan kelanjutan dari usulan sebelumnya yang diajukan pekan lalu, yakni pembelian token Aave senilai $20 juta secara langsung untuk memanfaatkan kondisi undervaluation token.

Rencana tersebut menilai bahwa harga Aave saat ini berada di bawah nilai fundamentalnya, dan menyebutkan bahwa kas DAO memiliki cukup dana untuk melakukan buyback tanpa mengganggu biaya operasional atau cadangan.

Jika proposal terbaru ini diterima, buyback akan menjadi mekanisme permanen yang terintegrasi langsung dalam tata kelola dan manajemen kas DAO, mengubah pendekatan Aave dari strategi reaktif menjadi strategi keuangan berbasis aturan layaknya perusahaan tradisional.

Buyback menjelang upgrade Aave v4

Proposal ini muncul menjelang peluncuran upgrade Aave v4 yang dijadwalkan pada kuartal keempat 2025. Pembaruan besar ini akan memperkenalkan arsitektur ekonomi dan teknis baru dengan desain “hub and spoke” modular, memungkinkan penciptaan pasar pinjaman yang lebih fleksibel sambil mengonsolidasikan likuiditas melalui “hub” utama.

Aave v4 juga akan menambahkan konfigurasi risiko dinamis untuk mengurangi risiko likuidasi di portofolio multi-aset, meningkatkan efisiensi dan skalabilitas ekosistem secara keseluruhan.