Akumulasi Whale Saat Ini Beri Sinyal Bitcoin Bullish

Share :

Ringkasan

  • Santiment menilai akumulasi Bitcoin oleh whale dan shark sebagai sinyal bullish bagi kelanjutan tren pasar.
  • Whale & shark telah menambah kepemilikan 56.227 BTC sejak pertengahan Desember, menandai potensi local bottom.
  • Trader ritel mulai ambil untung karena menganggap reli sebagai bull trap, yang justru mendukung momentum naik.
  • Bitcoin berada di batas atas konsolidasi US$87.000–US$94.000, dengan peluang breakout menuju US$95.000–US$100.000.

 

Firma analitik on-chain Santiment, menyebut akumulasi Bitcoin oleh whale dan aksi ambil untung trader ritel dalam beberapa waktu terakhir dinilai sebagai sinyal bullish yang berpotensi mendorong momentum kenaikan pasar.

Santiment menyatakan bahwa pergerakan pasar kripto cenderung mengikuti arah aksi whale dan shark, sementara bergerak berlawanan dengan perilaku dompet ritel kecil. Dalam klasifikasinya, whale dan shark adalah pemilik 10 hingga 10.000 BTC, sedangkan trader ritel didefinisikan sebagai dompet dengan kepemilikan di bawah 0,01 BTC.

Sejak pertengahan Desember, kelompok whale dan shark tercatat telah mengakumulasi tambahan 56.227 BTC. Santiment menilai fase tersebut menandai titik terendah lokal (local bottom) pasar kripto. Meski harga sempat bergerak relatif datar, akumulasi agresif ini menciptakan divergensi bullish yang berpotensi memicu setidaknya breakout kecil.

Dalam 24 jam terakhir, kondisi pasar dinilai semakin positif. Santiment mencatat bahwa trader ritel mulai melakukan profit-taking, didorong oleh persepsi bahwa reli saat ini hanyalah bull trap atau kenaikan semu. Pola ini justru dinilai mendukung kelanjutan tren naik.

Berdasarkan dinamika tersebut, Santiment menyimpulkan bahwa probabilitas pertumbuhan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan kini lebih tinggi dari biasanya.

Sumber: Santiment

Potensi breakout Bitcoin semakin dekat

Bitcoin telah bergerak sideways selama sekitar enam pekan, terjebak dalam kisaran harga US$87.000 hingga US$94.000 sejak pertengahan hingga akhir November.

Saat ini, Bitcoin berada di batas atas rentang tersebut, setelah sempat menyentuh level tertinggi tujuh pekan di US$94.800 pada perdagangan Senin malam, berdasarkan data TradingView.

Analis James Check mengamati bahwa Bitcoin mengawali 2026 dengan reli menuju US$94.000, namun menilai bahwa cerita utama justru terletak pada redistribusi suplai besar-besaran di balik layar.

Sumber: @_checkonchain

BACA JUGA: Harga Bitcoin Naik 7% Selama Sepekan, Namun Investor Masih Ragu

Ia mencatat bahwa porsi suplai yang terkonsentrasi di kelompok besar (top-heavy supply) telah turun dari 67% menjadi 47%, sementara aktivitas ambil untung merosot tajam dan pasar futures mengalami short squeeze. Meski demikian, tingkat leverage pasar secara keseluruhan masih tergolong rendah.

Fase konsolidasi bullish

Menurut Andri Fauzan Adziima, Head of Research di bursa kripto Bitrue, Bitcoin saat ini masih berada dalam fase konsolidasi bullish.

“Area resistensi utama berada di kisaran US$95.000 hingga US$100.000, dengan minat besar pada opsi call di level US$100.000 untuk kontrak jatuh tempo Januari,” ujarnya.

Di sisi bawah, support terdekat berada di US$88.000 hingga US$90.000. Jika level ini ditembus, pasar berpotensi mengalami koreksi yang lebih dalam.