Portalkripto.com — Dominasi Bitcoin (BTC) sebagai aset kripto nomor wahid di kolong jagat semakin menguat belakangan ini. Berdasarkan data TradingView pada 12 April 2023, dominasi BTC mencapai 48,98%. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak Juli 2021.
Tingkat dominasi Bitcoin ini mengukur pangsa pasar BTC dibandingkan dengan total nilai pasar kripto secara keseluruhan. Kapitalisasi pasar BTC sendiri mencapai $583,29 miliar, sementara kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan $1,198 triliun.

Kapitalisasi pasar BTC telah meningkat sebesar 15% secara year to date (YTD) sepanjang tahun 2023 ini. Lonjakan level dominasi BTC ini turut dipicu oleh stagnasi dominasi Ether (ETH) yang ada di kisaran antara 19% dan 20%, relatif bergerak merayap sepanjang tahun.
Kenaikan tingkat dominasi BTC ini turut dipicu reli bullish yang dialami BTC sepanjang 2023 ini. Harga BTC naik lebih dari 80â„… secara YTD di mana saat ini BTC diperdagangkan di kisaran $30.000.
Major Coin Menguntit
Reli Bitcoin baru-baru ini belum diikuti oleh altcoin seperti yang terjadi pada saat reli berjemaah pada akhir 2021. Kondisi pasar saat ini yang sangat berbeda dibandingkan dengan situasi akhir tahun 2021 ditengarai menjadi pemicunya.
Pada akhir 2021 lalu, aliran uang masuk ke pasar kripto menjalar ke segala penjuru segmen kelas aset, dari mulai major coin, NFT, metaverse, hingga shitcoin. Sementara hari ini, inflow dana ke pasar kripto lebih didorong oleh krisis perbankan global yang membuat BTC dipilih sebagai salah satu safe-haven di tengah ancaman bank run.
Walau demikian, beberapa altcoin yang masuk kategori major coin masih mampu mengikuti bahkan melewati tren kenaikan harga BTC. Solana (SOL) misalnya, naik 11% sepekan terakhir, BNB naik 5%, sementara XRP, ETH dan Cardano (ADA) hanya naik di kisaran 2%
Beberapa kripto kelas menengah juga mengalami kenaikan, seperti Filecoin (FIL), yang naik 7% dalam sepekan terakhir, Avalanche (AVAX) naik 5%, VeChain (VET) naik 4%, Aptos (APT) naik 4%, Stacks (STX) naik 13%, Conflux (CFX) naik 11%, dan juga Fantom (FTM) yang naik 7%.


