Portalkripto.com — Harga token Arbitrum (ARB) turun tajam hingga 11% setelah diguncang polemik proposal governance Decentralized Autonomous Organization (DAO) terkait distribusi token ARB yang memantik perdebatan di antara para holder.
Berdasarkan data CoinMarketCap, harga ARB turun dari kisaran jual tertinggi $1,29 pada 2 April 2023 ke harga terendah pada $1,14 per 3 April. Harga ARB terkini perlahan kembali naik ke kisaran $1,18 per keping.
Penurunan harga dua digit ini terjadi menyusul keputusan Arbitrum Foundation menjual 50 juta token ARB dan menukarnya dengan stablecoin sebelum mendapatkan persetujuan dari komunitas yang merupakan anggota forum DAO.
Of this 50.5M of ARB "spent" by the DAO, it looks like
50M was sent to Wintermute (majority via Binance deposit address) and 500K was sent to a Gnosis Safe where it sits today https://t.co/UV8gUXtIMg pic.twitter.com/7pcoeG9Qdv— Conor (@jconorgrogan) April 2, 2023
Sebelumnya, Foundation mengajukan Arbitrum Improvement Proposal (AIP-1) yang salah satunya membahas ajuan alokasi 750 juta token ARB untuk dana ‘Special Grants’. Dana tersebut antara lain digunakan untuk ongkos administrasi dan operasional Foundation.
Proses voting sementara menunjukkan lebih dari 70% anggota DAO menolak proposal tersebut. Voting yang telah dibuka sejak 28 Maret tersebut juga masih terus dibuka hingga 4 April. Namun di tengah penolakan mayoritas dan proses voting yang masih berjalan tersebut, Arbitrum Foundation kedapatan sudah mentransfer 50 juta (6,7%) dari 750 juta ARB yang diusulkan.
Pihak Arbitrum Foundation kemudian membuat klarifikasi dengan menyatakan bahwa AIP-1 bukanlah proposal ‘pengajuan’, namun hanya sebuah ‘ratifikasi’. Karenanya, AIP-1 bukanlah persetujuan voting melainkan cara untuk menginformasikan kepada komunitas tentang keputusan yang telah diambil.
“Kami percaya bahwa banyak sentimen negatif seputar AIP-1 didorong oleh kebingungan seputar gagasan AIP-1 sebagai ratifikasi dan bukan pengajuan. Bagi mereka yang tidak menyadari bahwa ini adalah ratifikasi, mereka mungkin akan terkejut melihat token Foundation telah dipisahkan dan mulai digunakan.” tulis klarifikasi Arbitrum.
2/ There have been several requests for clarity from the Arbitrum Foundation regarding the ratification process and here is a long form response from the Foundation adding additional context: https://t.co/rP9A0wTgo2
— Arbitrum (đź’™,🧡) (@arbitrum) April 2, 2023
Kendati demikian, tak sedikit yang menilai argumen tersebut janggal. Pasalnya AIP-1 menyertakan kolom voting yang dapat diakses anggota DAO. Seorang holder terbesar ARB, menyebut salah satu pemicu sengkarut proposal Arbitrum ini adalah karena komunikasi yang tidak jelas.
Proposal seolah-olah menuliskan bahwa ajuan aksi jual tersebut akan atau mungkin dieksekusi padahal nyatanya keputusan penjualan ARB sudah dieksekusi sebelum voting. Kesalahan komunikasi ini memicu orang-orang berspekulasi bahwa Arbitrum melakukan aksi dumping. Padahal penjualan token untuk ongkos operasional protokol merupakan perkara normal.
I am open to all new info, before and after the vote closes. DMs are open, and I have been getting some, so thanks to the ones that reached out.
I promote discussion. Not blindly following trends. I stand with the "Against" vote – this is what my community expressed.
— olimpio (@OlimpioCrypto) April 2, 2023
Dia menyebut tidak semua hal dalam DAO membutuhkan voting untuk keputusan. Ada hal-hal yang telah ditentukan sebelumnya tanpa dicampuri voting holder token, seperti konstitusi DAO, parameter voting, dll. meskipun ke depannya terbuka untuk direvisi.
Pihak Foundation menanggapi dengan mengakui bahwa proposal AIP-1 “kepalang besar dan mencakup terlalu banyak topik.” Sebagai tindak lanjut, mereka akan mengikuti saran dari komunitas dan membagi AIP menjadi beberapa bagian.
Perkara dana hibah 750 juta ARB untuk Arbitrum Foundation juga akan dibahas dalam AIP-nya sendiri dengan menambahkan beberapa opsi untuk akuntabilitas. Arbitrum juga berencana mengganti sebutan dana “Special Grants” menjadi “Ecosystem Development Fund” serta memberikan konteks tentang bagaimana dana tersebut akan digunakan.
“Kami berharap dapat mengusulkan AIP baru awal pekan ini dan berpartisipasi dalam diskusi terbuka dengan DAO.”


