Portalkripto.com — Exchange kripto Binance mengumumkan menangguhkan semua transaksi spot trading pada Jumat, 24 Februari 2023, pukul 18.30 WIB. Penangguhan dilakukan hingga lebih dari dua jam.
“Kami menyadari adanya masalah yang memengaruhi spot trading di Binance. Semua spot trading saat ini ditangguhkan sementara karena kami berupaya untuk menyelesaikan ini secepat mungkin,” tulis Binance di Twitter.
We are aware of an issue impacting spot trading on Binance.
All spot trading is currently temporarily suspended as we work to resolve this as soon as possible.
New updates will be shared here.
— Binance (@binance) March 24, 2023
CEO Binance Changpeng Zhao (CZ) langsung turun tangan menjadi jubir bagi perusahaannya sendiri. Menurut penjelasannya, Binance mendeteksi adanya bug dalam trailing stop order, fitur otomatis untuk menjaga sisi bawah pergerakan harga. Ia mengatakan perbaikan bug akan berlangsung selama 30 sampai 120 menit.
Menurutnya, sesuai standard operating procedure (SOP), layanan penyimpanan dan penarikan di platform harus dihentikan. CZ menjamin seluruh dana pelanggan aman.
Initial analysis indicates matching engine encountered a bug on a trailing stop order (a weird one). Recovering. Est 30-120 min ish. Waiting for more precise ETA.
Deposits & withdrawals are paused as a SOP (standard operating procedure). Funds are #SAFU. 🙏 https://t.co/mvtGQ3JlMA
— CZ 🔶 Binance (@cz_binance) March 24, 2023
Untuk menenangkan trader, CZ sedikit menceritakan tentang sejarah debugging yang sudah terjadi pada 1940-an. Ia mengatakan, saat masih menggunakan transistor besar, komputer kerap kemasukan serangga (bug) karena hangat.
Sampai saat ini gangguan yang terkait dengan software disebut dengan bug. Proses debungging, kata dia, adalah proses normal sehingga tidak akan berdampak pada pasar.
Meski demikian, dihentikannya sementara spot trading Binance membuat harga Bitcoin (BTC) terpeleset dari $28.100 menjadi $27.500. Menurut CoinMarketCap, saat ini BTC masih diperdagangkan di kisaran $27.600.

Pergerakan BTC dalam 24 jam terakhir. (sumber: CoinMarketCap)
Setelah satu jam CZ terus mencoba menenangkan netizen yang panik, satu mesin Binance akhir berhasil beroperasi. Mesin lainnya ikut kembali beroperasi satu jam kemudian.
Pada pukul 21.00 WIB, transaksi spot trading dinyatakan kembali beroperasi sepenuhnya. Pelanggan juga bisa memproses penyimpanan, trading peer-to-peer, menggunakan layanan lending, transfer aset, dan layanan lainnya.
Binance tercatat menguasai 60% volume perdagangan spot trading kripto. Sejak memberlakukan gratis fee, pangsa pasar Binance di perdagangan spot Bitcoin mencapai 90% pada kuartal empat 2022.
Ini bukan pertama kalinya Binance menghentikan layanannya sementara. Pada November 2021, Binance juga mengalami down yang berujung pada gugatan dari sejumlah investor Italia yang mengklaim mengalami kerugian hingga jutaan dolar imbas dari insiden itu.
Exchange kripto terpusat kerap mengalami gangguan. Pada Desember tahun lalu, Gemini harus menghentikan layanan hingga tujuh jam. Coinbase juga sempat down tahun lalu saat mengalami kenaikan trafik karena memasang iklan Super Bowl.


