Portalkripto.com — Sejak Paxos mengumumkan penghentian penerbitan stablecoin Binance USD (BUSD) atas permintaan New York State Department of Financial Services (NYSDFC), pasokan BUSD terus merosot. Dalam tiga pekan terakhir, pasokan stablecoin tersebut anjlok hingga $6 miliar atau sekitar Rp91,6 triliun.
Menurut data platform analitik Glassnode, pasokan BUSD tercatat mencapai puncaknya sebesar $23,377 miliar pada November 2022, tepat sebelum exchange kripto FTX bangkut. Saat ini pasokan BUSD tercatat berada di angka $10,16 miliar.

Sebelum ada ‘penjegalan’ dan NYSDFC dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC), dominasi BUSD di pasar stablecoin cukup besar, mencapai 11%. Setelah pasokan BUSD terus turun, Tether (USDT) semakin merajai pangsa pasar stablecoin dengan dominasi hingga 54%.
Meski demikian, saat ini BUSD masih menjadi stablecoin terbesar ketiga di dunia. DAI yang diklaim sebagai stablecoin terdesentralisasi dan tahan sensor juga belum berhasil merebut pangsa pasar yang ditinggalkan BUSD.

Coinbase Delisting BUSD
Exchange kripto Coinbase mengumumkan akan menghapus BUSD dari daftarnya mulai 13 Maret 2023. Menurut exchange yang dipimpin Brian Armstrong itu, BUSD sudah tidak lagi sesuai dengan standar listing di Coinbase.
“BUSD Anda masih bisa diakses dan Anda masih bisa menarik uang Anda kapan saja,” tulis Coinbase di Twitter.
We regularly monitor the assets on our exchange to ensure they meet our listing standards. Based on our most recent reviews, Coinbase will suspend trading for Binance USD (BUSD) on March 13, 2023, on or around 12pm ET.
— Coinbase Assets (@CoinbaseAssets) February 27, 2023
Kebijakan Coinbase dianggap sebagai sinyal ‘perang’ antara entitas Amerika Serikat dan Binance. Binance sendiri juga dilaporkan Bloomberg pekan lalu, akan menghapus kripto Amerika dari platformnya.
Namun hal tersebut dibantah langsung oleh CEO Binance Changpeng Zhao (CZ). Menurutnya, blockchain tidak memiliki garis batas sehingga tidak ada kripto berbasis negara tertentu.
CZ juga menyatakan penghentian penerbitan BUSD tidak menjadi masalah besar bagi perusahaannya. Ia menegaskan Binance masih akan didukung oleh banyak stablecoin lainnya.
DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.


