Portalkripto.com — Artificial Intelligence (AI) sedang hangat dibacarakan oleh semua kalangan termasuk industri kripto.
Hal terebut berawal dari munculnya sebuah platform chatbot bernama ChatGPT. Layaknya seorang pengajar, chatbot tersebut bisa memberikan jawaban atas pertanyaan yang kita ajukan, tetapi ada juga beberapa hal yang tidak bisa dijawab.
Raksasa tekonologi seperti Google dan Microsoft sudah mulai melakukan pendekatan terhadap teknologi AI ini.
Menurut laporan dari Financial Times pada akhir tahun 2022, Google melakukan investasi senilai $300 juta pada startup bernama Anthropic. Sedangkan Microsoft berencana untuk investasi $10 miliar di OpenAI, yang merupakan perusahaan dibalik ChaatGPT.
Beberapa token yang mengusung AI dan Big Data di dalam utilitasnya terkena dampak positif. Seperti SingularityNET (AGIX), yang menjadi token AI paling naik daun saat ini.
AGIX berhasil mendapatkan sentimen positif pelaku pasar kripto ketika penutupan kandil harian 3 Februari berhasil breakout resitance.
Meskipun pada penutupan kandil harian 6 Februari ditutup merah, dengan penurunan sebesar 5,33%, penguatan harga terus terjadi hingga saat artikel ini dibuat, 7 Februari 2023.

AGIX/USDT daily chart Binance. Source: TradingView. By: Arli Fauzi.
Pergerakan harga AGIX berhasil breakout harmonic resistance pada level $0,50194-$0,52986 dan menuju area resistance selanjutnya pada harga $0,58262-$0,61054.
Pada kondisi seperti ini, pelaku pasar dibuat panik dan bahkan memicu FOMO (Fear of Missing Out), yang merupakan sindrom takut akan ketinggalan apabila tidak membeli token AI tersebut.
Secara teknikal, pergerakan harga AGIX rawan koreksi. Bearish divergence menjadi salah satu indikasinya.
Leading indikator tersebut terlihat ketika pergerakan harga membentuk higher high, tetapi relative strength index (RSI) membentuk lower high.
Apabila momentum FOMO tersebut mulai melemah, kemungkinan harga AGIX kembali koreksi dengan target berada pada area $0,39188-$0,48000.
Volume Perdagangan Melonjak Tinggi
Penutupan volume perdagangan pada 3 Februari mengalami kenaikan yang tinggi, ditutup pada level $155.020.632, jumlah tersebut hampir tiga kali lipat dari penutupan hari sebelumnya, 2 Februari, yang hanya berada pada level $54.824.955.
Volume perdagangan lanjut bullish mengikuti kenaikan harga yang dialami oleh AGIX. Volume perdagangan 4-6 Februari berada diatas level $200 juta, bahkan pada 5 Februari berhasil menyentuh level $374.33.513.
Dari data tersebut dapat disimpulkan, meskipun harga sudah melambung tinggi, daya beli pelaku pasar terlihat tidak surut.

Historical Data AGIX by: Coinmarketcap.


