Portalkripto.com — Kecanduan kripto kini menjadi salah satu fenomena antar yang mulai dilirik dunia psikiatri. Sudah ada tren sejumlah pasien yang ditangani lantaran mengalami kecanduan kripto. Sejumlah klinik rehabilitasi juga mulai menawarkan terapi bagi kecanduan ini.
Dalam sebuah laporan BBC pada 5 Februari 2023, seorang pasien bernama Don mengungkap gejala kecanduan kripto yang dia alami sejak tahun 2022. Don mengalami kesulitan tidur lantaran kecanduan melihat chart trading real-time terkait aset kripto yang dia miliki.
Luxury rehab centres now offer therapy for 'crypto addiction' https://t.co/LGkjiPjSPe
— BBC News (UK) (@BBCNews) February 5, 2023
Kecanduan yang dialami Don ini dipicu kebiasaan pola tradingnya. Setiap minggu, dia secara reguler menyetorkan duit sekitar $200.000 atau setara Rp3 miliar untuk modal trading kripto.
Don yang kewalahan dengan kelakuannya sendiri, akhirnya memutuskan untuk mencari pertolongan profesional. Dia kemudian mendaftarkan diri menjadi pasien klinik rehabilitasi “The Balance” di Spanyol.
Don menghabiskan waktu sekitar empat pekan dalam proses rehabilitasi tersebut. Perawatannya terdiri dari terapi, pijat, yoga, dan bersepeda, dengan total biaya di atas $75.000.
The Balance merupakan pusat rehabilitasi mewah yang memiliki fasilitas utama di Spanyol, dan fasilitas cabang di Swiss dan Inggris. Sebelum menambahkan layanan penanganan kecanduan kripto, The Balance sudah memiliki program perawatan untuk kecemasan, kelelahan, depresi, gangguan stres pasca-trauma, dan gangguan makan.
The Balance bukan satu-satunya klinik yang menyediakan layanan rehabilitasi bagi pasien kecanduan kripto. Pusat rehabilitasi di Thailand, Diamond Rehabilitation juga telah menyediakan layanan bagi pasien kecanduan trading kripto. Yang lainnya, ada klinik Castle Craig di Skotlandia. Financial Times melaporkan Castle Craig merupakan klinik pertama di dunia yang menangani kecanduan kripto. Praktik penanganan kecanduan kripto di Castle Craig telah dibuka sejak 2016 dan sudah menangani 250 pasien hingga akhir 2022.
Berbahayakah Kecanduan Kripto?
Castle Craig menyebut kecanduan kripto sebagai “epidemi modern“. Kecanduan kripto juga disebut mirip dengan kecanduan judi yang berpotensi mengganggu atau merusak hubungan pribadi atau keluarga.
Klaim yang mempersamakan kecanduan kripto dengan judi tersebut terkonfirmasi lewat sebuah penelitian yang terbit di jurnal Royal Society for Public Health pada April 2022 lalu. Hasil riset tim peneliti di Finlandia menemukan bahwa trader kripto yang melakukan aktivitas trading secara real-time juga memiliki tingkat aktivitas tinggi dalam perjudian, video game, dan kecanduan internet. Temuan lainnya, trader kripto yang notabene memiliki volatilitas tinggi, juga memiliki tingkat tekanan psikologis dan kesepian lebih tinggi dibandingkan dengan trader saham.
“Hasil [riset] menunjukkan bahwa penggunaan platform trading real-time dan trading pasar kripto dikaitkan dengan skor perilaku adiktif yang lebih tinggi. Utamanya, trader kripto melaporkan skor yang jauh lebih tinggi dalam perjudian, game, penggunaan internet, dan penggunaan alkohol yang berlebihan. Trader pasar kripto juga melaporkan skor yang lebih tinggi dalam ukuran yang berbeda pada masalah kesehatan mental.” demikian catatan peneliti.
Walaupun fenomena kecanduan kripto ini eksis, tingkat keparahan dampak mental dari gejala ini masih sangat abu-abu. Faktanya American Psychiatric Association (APA) belum mengklasifikasikan kecanduan kripto ini sebagai bagian dari kecanduan judi.


