Harga Tambah Rontok, Bursa Kripto Diminta Hentikan Trading Futures Waves

Share :

Portalkripto.com — Founder blockchain Waves, Sasha Ivanov, meminta sejumlah bursa untuk menghentikan fasilitas trading futures terhadap Waves yang merupakan token native blockchain tersebut. Permintaan ini disampaikan seiring dengan harga Waves yang terus rontok di pasaran.

Dalam cuitan di Twitter 21 Desember 2022, Sasha mengatakan futures trading adalah tempat berkembang biak untuk sentimen fear, uncertainty, and doubt (FUD) di mana para trader mengeksploitasinya dengan posisi short.

Dalam cuitan tersebut, Sasha menandai sejumlah bursa kripto seperti Binance, Kraken, Huobi, OKX, ByBit dan KuCoin. Dia meminta agar mereka menonaktifkan trading futures bagi token Waves.

Harga token Waves telah menurun tajam selama dua pekan terakhir. Data dari CoinMarketCap menunjukkan penurunan hampir 40% dari $2,43 menjadi $1,50 dalam periode tersebut.

Grafik harga WAVES 2 pekan terakhir (Sumber: CoinMarketCap).

Diguncang Depegging USDN

Penurunan harga Waves yang fantastis ini terjadi karena depegging stablecoin USDN. USDN adalah stablecoin algoritmik yang dipatok ke dolar AS dan dijamin oleh token Waves.

Depegging USDN ini membuat Digital Asset eXchange Alliance (DAXA) mengeluarkan peringatan. Upbit, salah satu bursa member DAXA, memperingatkan investor terkait tren risiko dan volatilitas harga WAVES dan USDN. Mereka juga mengatakan rencana untuk melakukan delisting token tersebut.

Waves menyatakan peringatan tersebut adalah misinformasi dan menegaskan tak ada tekanan dalam ekosistem Waves. Ivanov juga mengatakan, depegging USDN tidak akan berdampak apa-apa terhadap Waves.

“Itu [USDN] tidak secara intrinsik terkait dengan token WAVES. Hanya ada satu cara di mana USDN dapat secara langsung mempengaruhi harga WAVES– dengan penarikan WAVES dari kontrak dan menjual WAVES di pasar.” demikian Waves.