Portalkripto.com — Perusahaan jam tangan mewah Rolex disebut-sebut bersiap terjun ke dunia kripto dengan mengajukan sejumlah trademark atau merek dagang terkait kripto. Beberapa trademark diajukan untuk non-fungible token (NFT), NFT marketplace, lelang barang virtual, exchange dan platform transfer kripto.
Kabar rencana invasi Rolex ke dunia kripto ini dicuitkan via Twitter oleh oleh pengacara merek dagang dan paten Michael Kondoudis pada 7 November 2022.
Luxury watchmaker #ROLEX has filed a trademark application claiming plans for:
⌚️ NFTs + NFT-backed media + NFT marketplaces
⌚️ Crypto keys and transactions
⌚️ Virtual goods auctions
⌚️ Virtual and cryptocurrency exchange + transfer#NFTs #Metaverse #Crypto #Web3 #Perpetual pic.twitter.com/J8C93Qcybj— Mike Kondoudis (@KondoudisLaw) November 7, 2022
Dokumen tersebut menunjukkan bahwa trademark Rolex telah diajukan ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO) pada 31 Oktober. Trademark yang diajukan mencakup “software yang dapat diunduh untuk teknologi blockchain,” dompet digital, “ruang online untuk pembeli dan penjual produk virtual seperti jam tangan dan bagian arloji,” produk virtual, dan banyak lagi.
Langkah Rolex ini diyakini sebagai upaya yang ditempuh perusahaan untuk melindungi merek dagang mereka dari potensi pelanggaran pada proyek metaverse atau NFT.
Gelombang pengajuan trademark perusahaan-perusahaan yang hendak menjajal dunia kripto ini memang sedang ramai dilakukan di AS dalam beberapa tahun belakangan.
Disebutkan Mike Kondoudis, terdapat 4708 merek dagang AS diajukan untuk digital/cryptocurrency + barang/jasa terkait sejak awal 2022 hingga Oktober, meningkat dari 3547 pada 2021.
Di saat yang sama, 4997 aplikasi merek dagang AS telah diajukan untuk metaverse dan barang/jasa virtual, meningkat dari 1890 pada 2021.
Tercatat pula sebanyak 6.855 aplikasi merek dagang AS telah diajukan untuk NFT dan barang/jasa terkait pada tahun 2022, meningkat dari 2142 pada 2021.
Bukan Cuma Rolex
Persinggungan brand-brand jam tangan mewah dengan dunia kripto bukanlah barang baru. Rencana Rolex untuk menginjakkan kaki di dunia kripto ini telah didahului oleh sejumlah kompetitornya.
Beberapa brand jam tangan mewah yang telah mengakui daya tarik sektor kripto dan menerapkan mata uang kripto dan teknologi blockchain ke dalam produk dan operasi mereka.
Pada bulan Mei, Swiss TAG Heuer mengumumkan bahwa mereka menerima pembayaran koleksi jam tangan dengan uang kripto, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Dogecoin (DOGE). Mereka menggandeng platform pembayaran kripto BitPay untuk pembelian online di situs web AS.
Pada Juni, TAG Heuer meluncurkan fitur jam tangan pintar yang memiliki fitur untuk menampilkan NFT bagi pelanggan untuk memamerkan koleksi aset digital mereka dengan bukti kepemilikan yang terverifikasi.
Pada saat yang sama, BitPay kembali menggandeng produsen jam tangan lainnya, Breitling. Perusahaan ini menerima pembayaran menggunakan altcoin dan stablecoin, termasuk BUSD, DAI, GUSD, USDP, dan USDC.
Selain itu, ada Hublot yang meluncurkan 200 jam tangan mewah edisi terbatas untuk pembelian online menggunakan kripto.
Pada akhir Agustus, pembuat arloji Jacob & Co mengungkapkan jam tangan mewah bertema Bitcoin edisi terbatas.
Tren bear market yang melanda pasar kripto selama beberapa bulan terakhir tidak membuat produsen jam tangan mewah ini berpaling dari kripto. TAG Heuer dan Hublot misalnya, terus menerima pembayaran uang kripto meskipun harga koin-koin banyak yang terkoreksi.


