Portalkripto.com — Pasar menunjukkan sinyal panik imbas dari kisruh Binance vs FTX yang menjadi topik perbincangan hangat komunitas kripto selama dua hari terakhir.
Seperti diketahui, Binance memutuskan melakukan aksi likuidasi token native exchange FTX, FTT, sebagai tanggapan terhadap “pengungkapan baru-baru ini” atas solvabilitas perusahaan Alameda Research.
Sinyal panik investor di pasar ini terungkap lewat sejumlah indikator data on chain terkini.
CEO CryptoQuant, Ki Young Ju, membagikan sejumlah data pergerakan pasar terkait FTT dan exchange FTX dalam utas pendek di Twitter pada 7 November 2022.
Utas pembuka Ki menunjukkan bahwa terjadi penurunan cadangan stablecoin sebesar 93% di exchange FTX dalam dua pekan terakhir. Nilai stablecoin di FTX menyentuh $51 juta, level terendah yang tercatat sepanjang tahun ini. Artinya, banyak holder yang menarik stablecoin mereka dari FTX.
FTX's stablecoin reserve just reached a year-low.
$51M as of now. -93% over the last two weeks.https://t.co/eG4SVOO6cV pic.twitter.com/GIj3nJGXf6
— Ki Young Ju (@ki_young_ju) November 6, 2022
Ki juga membeberkan data penarikan Ether (ETH) yang menyentuh titik tertinggi sepanjang sejarah alias all time high (ATH) di FTX.
Pada ATH sebelumnya bulan April 2020, grafik outflow penarikan ada di kisaran 2.000 penarikan per jam. Sedangkan saat ini, ada di kisaran 3.000 per jam.
Cadangan token FTT di semua exchange juga mencapai ATH sepanjang masa, dengan jumlah mencapai 60% dari pasokan. Artinya, holder FTT ramai-ramai memindahkan token mereka ke exchange untuk melakukan aksi jual.
Sebelumnya, CEO Binance Changpeng Zhao mengatakan bahwa perusahaannya akan melakukan dump secara berkala untuk meminimalisir dampak guncangan terhadap pasar. Dia juga menampik kesan rivalitas antara Binance dan FTX yang diketahui merupakan kompetitor.
“Binance selalu mendorong kolaborasi antar pemain industri. Mengenai spekulasi apakah ini adalah tindakan melawan kompetitor, jawabannya bukan. Industri kita masih dalam tahap awal dan setiap kali sebuah proyek gagal secara publik, itu merugikan setiap pengguna dan setiap platform,” tulis CZ di Twitter.
Saat ini, token FTT telah turun hingga 12,2% dalam sepekan terakhir. Kini FTT sideways di kisaran harga $22 berdasarkan grafik CoinMarketCap.


