Tren Pencarian Kata Kunci Bitcoin di Google Turun Secara Global, Bagaimana di Indonesia?

Share :

Portalkripto.com — Tren pencarian kata kunci ‘Bitcoin’ di mesin pencari Google mengalami penurunan secara global. Berdasarkan statistik Google Trends, indeks titik minat pencarian terhadap Bitcoin berada di angka 25.

Indeks angka 25 ini menjadi yang terendah sepanjang tahun 2022. Adapun traffic pencarian keyword ‘Bitcoin’ terpadat sepanjang 2022 terjadi pada 12-18 Juni, di mana indeksnya mencapai 100. Setelah itu, pencarian perlahan menyusut.

Lima besar negara penyumbang angka pencarian tertinggi berturut-turut adalah El Salvador, Nigeria, Belanda, Swiss dan Austria.

El Salvador menjadi negara pertama di dunia yang melegalkan Bitcoin sebagai legal tender nasional pada September 2021. Sedangkan warga Nigeria dikenal cukup terbuka dan ramah terhadap kripto.

Indonesia terpantau nangkring di peringkat 61, kalah dibanding negara-negara Asean lain macam Filipina (57), Thailand (55), Vietnam (53), Malaysia (44), dan Singapura (10).

Grafik tren pencarian ‘Bitcoin’ di Google 1 tahun terakhir secara global. (sumber: Google Trend)

Penurunan tren pencarian Bitcoin di Google sejalan dengan downtrend kata kunci terkait kripto lain, seperti ‘blockchain’, ‘metaverse’, dan ‘NFT’.

Pencarian metaverse dan NFT turun lebih dalam ketimbang Bitcoin, sementara penurunan blockchain tidak lebih parah daripada Bitcoin.

 Grafik tren pencarian metaverse, NFT, dan ‘blockchain di Google 1 tahun terakhir secara global. (Sumber Google Trend)

Berkebalikan dengan iring-iringan penurunan, pencarian terminologi Web3 meningkat. Indeks minat Google Trends bagi kata kunci Web3 ada di angka 85, tertinggi sepanjang 2022.

Indeks minat Google Trends yang disimbolkan dalam angka tidak dapat dibandingkan satu sama lain untuk mengukur volume pencarian. Misalnya, indeks Web3 yang saat ini ada di angka 85 tidak berarti volume pencariannya melebihi Bitcoin yang saat ini ada di indeks angka 25.

Untuk melihat gap grafik volume pencarian, dapat dilakukan dengan membandingkan masing-masing kata kunci di Google Trends. Indeks angka masing-masing kata kunci akan berubah saat dibandingkan.

Pencarian Bitcoin dan istilah kripto lain di Indonesia

Pencarian Bitcoin sempat memuncak di awal tahun dengan angka indeks 100, namun saat ini menyentuh indeks angka 30. Periode volume pencarian besar lainnya sepanjang 2022 terjadi pada 12-18 Juni dengan angka indeks 82.

Paling banyak, kata kunci Bitcoin ini dicari di Bali, DKI Jakarta, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Barat.

Indeks pencarian metaverse mencatat angka 10 dan NFT di angka 3, terjerembab lebih parah ketimbang Bitcoin. Sedangkan indeks minat kata kunci blockchain ada di angkat 40. Pencarian kata kunci metaverse, NFT, dan blockchain memuncak di awal tahun.

Kata kunci Web3 di Indonesia berbanding terbalik dengan tren global. Web3 saat ini ada di indeks 33 setelah memuncak di awal tahun dan bulan Juni.

Grafik tren pencarian istilah kripto 1 tahun terakhir di Indonesia. (Sumber Google Trend)

Istilah seperti metaverse, Web3, NFT, desentralisasi, Bitcoin mulai muncul sebagai kata kunci seputar kripto yang populer dan mendominasi penelusuran online pada tahun 2021 hingga awal 2022. Saat itu, hype kripto terjadi di mana-mana, termasuk di Indonesia, sehingga banyak orang ingin mengetahui lebih dalam mengenai seluk beluk dunia kripto.