Perdana Menteri Inggris Liz Truss Mundur, Kebijakan Kripto Menggantung

Share :

Portalkripto.com — Liz Truss menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Perdana Menteri Inggris, pada Kamis, 20 Oktober 2022. Ia menjadi Perdana Menteri Inggris dengan masa jabatan terpendek, hanya 45 hari.

“Saya mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Konservatif. Saya masih akan menjadi perdana menteri sampai pengganti saya terpilih,” ujar di Downing Street, dikutip CoinDesk.

Mundurnya Truzz tak terlepas dari kebijakan fiskal dan energinya yang kontroversial. Ia juga membiarkan nasib kebijakan kripto dan stablecoin di Inggris menggantung.

Rancangan undang-undang (RUU) Financial Services and Markets yang berisi aturan yang diperlukan untuk memungkinkan kripto sebagai alat pembayaran, diketahui telah masuk ke pembahasan parlemen pada Rabu lalu.

Regulasi mengenai penyitaan kripto yang digunakan dalam kasus kejahatan dan terorisme juga telah diajukan kepada parlemen pekan lalu. Namun nasib kebijakan ini ikut mengambang setelah Menteri Dalam Negeri Inggris Suella Braverman juga mengundurkan diri belum lama ini.

Truss selama ini dikenal sebagai salah satu tokoh pro kripto. Keterpilihannya sebagai Perdana Menteri membuka potensi pengembangan pesat bagi kripto di Inggris.

Kini, Partai Konservatif Inggris harus memutuskan untuk memilih calon tunggal sebagai pengganti Liz Truss. Sementara Partai Buruh yang menjadi oposisi, justru menyerukan pemilihan ulang.

Kebijakan Kripto di Inggris

Inggris menganggap aset kripto sebagai properti, bukan alat pembayaran yang sah. Exchange kripto harus mendaftar ke Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) Inggris dan dilarang menawarkan perdagangan derivatif kripto.

Meskipun investor masih membayar pajak pendapatan atas keuntungan perdagangan kripto, namun sebenarnya hal itu tergantung pada aktivitas kripto yang dilakukan dan siapa yang terlibat dalam transaksi.

Pada Februari 2022, pemerintah Inggris dan FCA menerbitkan reformasi pelengkap proposal untuk membawa beberapa aset kripto yang memenuhi syarat ke dalam HM Treasury dan aturan promosi keuangan FCA.