Bank Sentral Australia Rilis Whitepaper CBDC

Share :

Portalkripto.com — Bank Sentral Australia secara resmi menerbitkan whitepaper untuk mata uang digital bank sentral (CBDC) pada Senin, 26 September 2022. Proyek percontohan ini diharapkan dapat dimulai pertengahan 2023.

Dalam pernyataanya kepada publik, Bank Sentral Australia menyatakan whitepaper tersebut akan menjadi panduan untuk menjelajahi berbagai penggunaan CBDC. Lebih jauh mereka ingin melihat proyek ini sebagai kesempatan untuk lebih memahami CBDC dari aspek teknologi, hukum, dan peraturan.

Inisiasi ini dilakukan bekerja sama dengan Digital Finance Cooperative Research Center (DFCRC) yang merupakan program penelitian yang didanai oleh mitra industri, universitas, dan pemerintah Australia.

Perlu dicatat bahwa whitepaper tersebut tidak secara eksplisit menjamin kapan CBDC Australia akan dirilis. Tapi seluruh upaya yang akan dilakukan ini merupakan eksperimen. Bank sentral mengharapkan umpan balik dan masukan dari individu dan pihak terakit untuk membantu proyek tersebut.

Uji coba CBDC akan berlangsung selama satu tahun. Bank Sentral Australia dan DFCRC memiliki keleluasaan untuk memilih penggunaan CBDC yang akan dilibatkan dalam uji coba.

Pengumuman ini disampaikan sebagai janji pemerintahan baru Australia di bawah Partai Liberal yang mulai mengatur pasar kripto melalui berbagai kebijakan secara lebih intens.

Perlu Aturan yang Jelas

Regulasi kripto telah menjadi bagian penting dari agenda banyak pemerintahan, termasuk Australia.

Baru-baru ini, Komisi Sekuritas dan Investasi Australia meningkatkan upayanya untuk mengatur industri kripto agar lebih rapih. Menurut hasil survei exchange aset kripto asal Australia, Swyftx, sekitar 1 juta warga negaranya akan masuk dalam dunia kripto untuk pertama kalinya dalam satu tahun mendatang.

Senator Australia, Andrew Bragg, baru-baru ini juga mengusulkan rancangan undang-undang kripto untuk mencegah penipuan di sektor terkait. Sepanjang tahun 2022 ini, penipuan kripto di Australia menelan kerugian sebanyak $250 juta.

Adopsi CBDC Semakin Bertambah

Daftar negara yang mempertimbangkan penggunaan CBDC semakin bertambah.

Selain Australia, negara yang baru-baru ini menjadi berita utama untuk perkembangan terkait CBDC antara lain Arab Saudi, Thailand, Prancis, Taiwan, dan Israel.

Data analitik dari atlanticcouncil, menunjukkan 112 negara sudah mengadopsi CBDC dengan status yang berbeda. Negara yang secara resmi sudah menggunakan CBDC berjumlah 11. 15 lainnya dalam fase pilot project, 26 pengembangan, 46 dalam fase riset, 10 negara sudah tidak mengaktifkan CBDC-nya, dan dua negara membatalkannya.