Analisis Pergerakan Harga BTC, ETH, BNB, dan XRP dalam Sepekan

Share :

Portalkripto.com — S&P 500 dan Nasdaq Composite Index mengalami kinerja mingguan terburuk pekan ini sejak Juni lalu. Hal ini dipicu oleh kekhawatiran investor akan kenaikan suku bunga yang dilakukan The Federal Reserve untuk melawan inflasi.

Keputusan mengenai suku bunga itu akan disampaikan dalam Federal Open Market Committee (FOMC) meeting pada 21 September mendatang. The Fed diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga hingga 75-100 basis poin.

Tentu saja Bitcoin (BTC) yang berkorelasi erat dengan pasar keuangan tradisional ikut mengalami penurunan, mencapai 13% dalam sepekan ini. Bahkan ahli strategi Goldman Sachs, Sharon Bell, memperingatkan, kenaikan suku bunga yang agresif dapat memicu penurunan di S&P 500 sebesar 26%.

Harga Ether (ETH) setelah The Merge pada 15 September lalu juga masih menukik tajam dan kini diperdagangkan di $1.301 atau turun 24% dalam sepekan.

Total kapitalisasi pasar kripto ikut anjlok ke titik terendahnya sejak 14 Juli lalu di level $909 miliar.

Berikut analisis pergerakan harga BTC, ETH, BNB, dan XRP selanjutnya berdasarkan candle chart (1W) dari analis Portalkripto, Arli Fauzi.

BTC/USD 1W Coinbase

Bitcoin kembali ditutup merah setelah dua minggu terakhir berhasil ditutup hijau dan menunjukkan perlawanan terhadap penurunannya. Kandil mingguan pagi ini ditutup cukup dalam sebesar 11,06% dan relative strength index (RSI) perlahan bergerak turun ke area oversold yang menunjukan aksi jual masih tinggi.

Weekly candle BTC pagi ini ditutup pada harga $19.417, level tertinggi berada pada harga $22.800, dan level terendah berada pada harga $19.305.

BTC/USD weekly chart Coinbase. Source: TradingView. By: Arli Fauzi

Pergerakan harga Bitcoin menunjukan perlawanan setelah berhasil naik hingga menyentuh level $22.800, tetapi mengalami penolakan yang mengubah pergerakan harga kembali turun dan ditutup lebih rendah dari minggu sebelumnya.

All time high (ATH) tahun 2017 pada level $19.891 yang berubah fungsi menjadi support, masih tidak mampu menahan laju penurunan Bitcoin. Major support pada level $17.567 yang merupakan all time low (ATL) atau harga terendah sementara pada 2022 menjadi tahanan selanjutnya untuk menahan laju turun Bitcoin.

Major support tersebut menjadi kunci Bitcoin untuk kembali bounce. Breakdown pada major support akan membentuk harga terendah (ATL) baru pada tahun 2022 dan target penurunan tersebut kemungkinan berada pada level $15.680.

ETH/USDT 1W Kucoin

The Merge upgrade yang dilakukan ETH menjadi salah satu sejarah dalam dunia cryptocurrency yang akan selalu diingat oleh para pelaku di dalam nya. Tetapi berita tersebut menjadi fundamental negatif pada pergerakan harga ETH.

Penutupan kandil mingguan ETH kembali ditutup merah dengan penurunan yang cukup dalam sebesar 24,44% dan merupakan minggu terburuk ETH pada 2022.

Weekly candle ETH pagi ini ditutup pada harga $1.334, level tertinggi berada pada harga $1.783 dan level terendah berada pada harga $1.325.

ETH/USDT weekly chart Kucoin. Source: TradingView. By: Arli Fauzi

Laju naik ETH tertahan pada day-20 exponential moving average (EMA) pada level $1.790 yang kemudian mengubah pergerakan harga menjadi turun. Harga tertinggi (ATH) tahun 2018 pada level $1.430 yang berubah fungsi menjadi support masih tidak mampu menahan laju penurutan ETH.

Penutupan kandil mingguan selanjutnya akan menjadi validator terhadap breakdown tersebut. Jika valid breakdown, kemungkinan harga ETH akan melanjutkan laju turunnya dengan target pada level $880-$1.128.

BNB/BUSD 1W Binance

Kandil mingguan BNB kembali ditutup merah dengan penurunan sebesar 9,88%. Laju naik BNB masih tertahan day-20 EMA pada level $295,4 sebagai dinamis resistance. Aksi jual terlihat masih tinggi setelah RSI menunjukan penurunan dan bergerak dibawah level 50.

Weekly candle BNB pagi ini ditutup pada harga $266,2, level tertinggi berada pada harga $299,9 dan level terendah berada pada harga $263,2.

BNB/BUSD weekly chart Binance. Source: TradingView. By: Arli Fauzi

Resistance pada level $289 masih menjadi tahanan yang solid untuk menahan laju naik BNB. Penurunan harga BNB terlihat bergerak mendekati support pada level $248,5.

Titik tersebut menjadi tahanan yang penting untuk menahan laju penurunan BNB, karena jika tahanan tersebut berhasil ditembus, kemungkinan harga BNB akan turun lebih dalam dengan target penurunan berada pada level $183-$213.

XRP/USDT 1W Binance

XRP menjadi salah satu aset kripto yang berhasil mempertahankan laju naiknya setelah berhasil ditutup hijau selama tiga pekan berturu-turut. Meskipun begitu, penutupan kandil mingguan terlihat membentuk doji candlestick, yang mengindikasikan aksi jual mulai mengimbangi aksi beli.

Kandil mingguan pagi ini kembali ditutup hijau, naik sebesar 0,68%. Weekly candle XRP ditutup pada harga $0,3579, level tertinggi berada pada harga $0,3981 dan level terendah berada pada harga $0,3216.

XRP/USDT weekly chart Binance. Source: TradingView. By: Arli Fauzi

Day-20 EMA pada level $0,4080 masih menjadi target laju naik XRP apabila pergerakan harga kembali pullback. Kemampuan XRP untuk breakout pada titik tersebut menjadi penting untuk menarik sentimen pasar.

Jika pergerakan harga XRP berhasil breakout, maka target naik selanjutnya kemungkinan berada pada level $0,5327.

Major support XRP berada pada level $0,2872 yang merupakan titik harga terendah sementara pada tahun 2022. Bisa dibilang titik tersebut menjadi benteng pertahanan terakhir untuk menahan laju penurunan harga XRP.

Jika major support tersebut jebol, maka harga XRP akan kembali turun lebih dalam dengan target berada pada level $0,1735-$0,2220 yang merupakan area support pada 28 Desember 2020.

DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset crypto masih beresiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.