Portalkripto.com —Â Poolin, salah satu penambang kripto terbesar di dunia berdasarkan hash rate, mengumumkan telah menghentikan layanan penarikan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sementara karena terlilit masalah likuiditas.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Senin (5/9), Poolin mengatakan layanan wallet-nya mengalami masalah likuiditas karena meningkatnya permintaan penarikan baru-baru ini.
Belum diketahui kapan layanan tersebut akan kembali normal. Namun, Poolin mengisyaratkan penghentian sementara layanan diperkirakan berlangsung dua pekan.
“Semua aset pengguna aman dan kekayaan bersih perusahaan positif. Kami membuat snapshot saldo BTC dan ETH yang tersisa di pool pada 6 September untuk menghitung total saldo. Koin yang ditambang setiap hari setelah 6 September akan dibayarkan per hari. Koin lain tidak terpengaruh,” tulis Poolin.
BACA JUGA
Bank Rusia Segera Sahkan Kripto Sebagai Alat Pembayaran Lintas Negara
Binance Hapus Stablecoin USDC, USDP, dan TUSD
Poolin merupakan mining pool berbasis di Cina yang beroperasi di bawah Blockin. Menurut data dari BTC.com, perusahaan yang didirikan pada 2017 ini bertanggung jawab atas sekitar 10,8% dari seluruh blok BTC yang ditambang dalam 12 bulan terakhir.
Penambang kripto Poolin berada di posisi keempat mining pool terbesar setelah Foundry USA, AntPool, dan F2Pool.
Perusahaan ini menjadi yang terbaru di industri kripto yang mengumumkan menghentikan layanan penarikan di tengah bear market. Hal yang sama sudah dilakukan oleh platform lain seperti exchange Zipmex, CoinFlex, hingga HotBit.


