Lowongan Pekerjaan Kripto Masih Tinggi di Tengah Winter

Share :

Portalkripto.com — Crypto winter yang sedang berlangsung memaksa sejumlah perusahaan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pegawainya. Namun, menurut beberapa perusahaan perekrutan, lowongan pekerjaan kripto masih banyak tersedia.

Pendiri perusahaan perekrutan kripto Proof of Search, Kevin Gibson, mengatakan sebagian besar perusahaan yang melakukan PHK berasal dari centralized exchange.

Coinbase, misalnya, memangkas 18% pegawainya pada Juni lalu. Gemini dan Crypto.com juga merumahkan masing-masing 10% dan 5% karyawannya pada Juli.

“Masih ada banyak permintaan bagi pencari kerja kripto untuk bekerja di perusahaan berorientasi GameFi, Metaverse, DeFi, dan NFT,” ujar Gibson kepada Cointelegraph.

Menurut Gibson, lowongan pekerjaan yang paling banyak dicari adalah pengembang dan insinyur. Sejumlah perusahaan juga kekurangan pakar token, serta chief technology officer (CTO) dan chief marketing officer (CMO) yang berpengalaman.

Ia mengungkapkan, perusahaan modal ventura terus mengucurkan investasi ke perusahaan-perusahaan kripto yang memiliki model bisnis yang jelas. Hal ini yang membuat perekrutan pegawai terus berlanjut meski pasar berfluktuasi.

BACA JUGA: Pendiri MicroStrategy Michael Saylor Dituding Hindari Pajak Rp 372 Miliar

Klaim Gibson didukung oleh laporan terbaru platform analitik kripto Messari. Laporan itu menunjukkan, investasi senilai Rp450 triliun telah diberikan kepada perusahaan kripto pada paruh pertama 2022. Sementara proyek Web3 dan nonfungible token (NFT) mendapatkan investasi sebesar Rp127 triliun dalam periode yang sama.

Pendiri CryptoRecruit Neil Dundon mengatakan, dalam jangka pendek dan menengah, bursa tenaga kerja kripto akan relatif stagnan sampai ada konfirmasi bahwa bear market benar-benar telah usai. Meski demikian, ada banyak peluang besar bagi para pencari kerja.

Menurutnya, berada dalam bear market atau tidak, perusahaan kripto dinilai mampu beradaptasi dengan pasar yang memiliki volatilitas tinggi.

“Kripto merupakan industri yang baru lahir. Hal terpenting yang harus dimiliki ketika memasuki dunia ini adalah mentalitas start up. Membangun hal-hal baru bukan untuk orang-orang yang lemah,” ungkapnya.

Beberapa perusahaan raksasa dunia dilaporkan telah mengelontorkan dana investasi ke pasar kripto di sepanjang 2022. Menurut BlockData, perusahaan-perusahaan itu di antaranya Google, Samsung, Microsoft, PayPal, Morgan Stanley, dan Goldman Sach.