Total Arus Masuk dan Keluar Bitcoin di Exchange Turun ke Posisi Terendah

Share :

Portalkripto.com — Total arus masuk (inflows) dan arus keluar (outflows) di semua exchange kripto turun ke posisi terendah sejak akhir 2020. Metrik data ini disampaikan platform analisis data blockchain, Glassnode, dalam laporan on-chain terbarunya yang berjudul ‘A Bear Market Mirage’.

Menurut Glassnode, penurunan tersebut menunjukkan kurangnya minat spekulatif secara umum. Laporan itu juga melihat adanya korelasi yang sama antara exchange flows dengan siklus harga Bitcoin, dalam mata uang dolar AS.

“Arus exchanges sekarang telah menurun ke posisi terendah multi-tahun, kembali ke level akhir 2020. Mirip dengan volume investor ritel, ini menunjukkan kurangnya minat spekulatif pada aset tetap ada,” tulis laporan tersebut.

Sementara itu, dalam metrik Exchange Flow Multiple yang menganalisis hubungan antara exchange flow dan sentimen pasar, ditemukan bahwa kenaikan harga Bitcoin pada awal Agustus lalu tidak disertai dengan masuknya investor ritel dalam jumlah yang signifikan ke pasar.

Bisa disimpulkan, grafik on-chain exchange flow menyiratkan modal yang masuk ke pasar relatif lesu karena tidak adanya gelombang baru investor yang memasuki pasar.

“Tren kenaikan harga baru-baru ini juga gagal menarik pengguna aktif baru secara signifikan, terutama investor ritel dan spekulan,” tulis Glassnode.

Kondisi pasar kripto saat ini hampir sama dengan kondisi pasar saat bear market tahun 2018. Namun Glassnode memperkirakan, tahun ini pasar belum mencatat arus masuk yang signifikan untuk mendorong tren pemulihan yang berkelanjutan.

“Oleh karena itu, fase dasar dari siklus ini masih berada dalam ketidakpastian dan bergantung pada ekonomi makro,” tulis Glassnode.