Jumlah ATM Kripto Naik 513% dalam Dua Tahun Terakhir

Share :

Portalkripto.com — Dengan adopsi kripto yang meningkat pesat selama setahun terakhir, pemasangan ATM kripto baru di seluruh dunia pun mengikuti laju percepatan ini.

Begitu juga jumlah negara tempat ATM kripto tersedia terus meningkat.

Sepanjang tahun 2021, ribuan ATM dipasang karena semakin banyak negara yang menerimanya dan membutuhkannya. Di 2022, jumlah ATM kripto terpasang di dunia mencapai rekor terbaru, menunjukkan bahwa adopsi tetap tinggi.

Data dari Coinatmradar menunjukkan bahwa ATM kripto terpasang jumlahnya mencapai 39.015 ATM yang tersebar di 78 negara. Sebagian besar pemasangan dilakukan dalam dua tahun terakhir.

Data pada 1 Januari 2020, jumlah total ATM kripto di seluruh dunia mencapai 6.364 ATM. Dua tahun kemudian jumlahnya meningkat lebih dari 513%.

Catatan lainnya, jumlah pembuat ATM juga telah tumbuh lebih dari 100%. Pada 2020 jumlahnya sekitar 2000-an, sekarang berada di atas 15.000 produsen. Dengan banyaknya pembuat ATM kripto maka biaya penggunaan ATM kripto anjlok.

Amerika Serikat Terus Mendominasi

Dari 39.015 ATM kripto di seluruh dunia, sekitar 80% berada di Amerika Serikat. Tak heran, karena adopsi kripto di negeri Paman Sam ini semakin meningkat dan juga kecenderungan untuk mencoba teknologi baru.

Negara-negara lainnya yang membuntuti AS antara lain Kanada, Spanyol, dan El Salvador.

Sementara di Inggris jumlah ATM kripto justru menurun. Saat ini jumlahnya sebanyak 22 ATM.

Di Indonesia sendiri, menurut Coinatmradar, jumlah ATM kripto hanya ada satu yang terpasang di Ratu Plaza Jakarta.

Temuan lainnya, perusahaan pertukaran kripto lokal asal Jepang Gaia Co., Ltd akan meluncurkan kembali ATM kripto di Tokyo dan Osaka setelah empat tahun ATM tersebut di non aktifkan. Gaia berencana untuk memasang 130 ATM lainya dalam tiga tahun ke depan.